4. PERSIANGAN SAUDARA (SIBLING RIVALRY)

 Meskipun keluarga besar mendatangkan kesenangan,tapi dapat juga mendatangkan masalah persaingan saudara kandung atau dikenal dengan “SIBLING RIVALRYâ€. Walau bagaimanapun anda berusaha berlaku adil, anak anda akan tetap bersaing untuk mendapat perhatian dan kasih sayang yang lebih dari anda. Beberapa cara yang sering dilakukan antara lain ; Bertengkar, berkelahi, mengolok-olok,mengganggu, dan suka mengadukan apa yang dilakukan saudaranya.
4.1 Apa Yang Harus Dilakukan ? Sebelum Kelahiran Sang Adik
 4.1.1 Siapkan anak anda untuk kedatangan sang adik. Kira-kira tiga atau empat bulan sebelum kelahiran, katakana kepada anak anda dengan jujur tentang kedatangan sang adik. Biarkan ia memegang perut anda dan merasakan gerakan janin. Gambarka perubahan yang akan terjadi di rumah dengan barang – barang baru ketika adiknya lahir. Tanyakan bagaimana perasaannya, yakinkan bahwa anda tetap meyanginya.
4.1.2 Suruh anak sebagai dekorator kamar. Ajak anak anda membantu menyiapkan kamar bayi dan mengambil barang – barang yang di perlukan untuk kamarnya atau membuat dekorasi. Jika perlu pindahkan ia ke kamar lain, lakukan hal ini beberapa bulan sebelum kelahiran sehingga ia tidak merasa disisihkan.
4.1.3 Jelaskan apa yang akan terjadi saat anda melahirkan. Kira-kira dua minggu sebelum melahirkan, siapkan anak anda untuk ketidak beradaan. Jika ada keluarga, teman atau baby sitter yang akan mengasuh anak anda selama anda di rumah sakit, sebaiknya orang itu sudah tinggal bersama anda selama satu atau dua minggu sebelum anda melahirkan. Setelah kelahiran suruhlah anak anda anak anda menjenguk anda dan adik barunya, sehingga ia merasa bahwa ia adalah bagian penting dari keluarga. Setelah anda anda dan bayi pulang
 4.1.4 Libatkan toddler dalam mengurusi adik barunya. Ketika anda memandikan bayi suruh toddler anda yang memegang handukya atau membantu menyabuninya. Ketika anda jalan-jalan bersamaiarkan dia yang mendorong stroller adiknya dengan bantuan anda. Jika dia minta menggendong adiknya sedangkan dia belum kuat, letakkan bayi anda di pangkuannya dan anda duduk di sebelahnya untuk memeganginya. Suruh toddler anda menghibur adiknya. Bayi dan anak–anak mudah diajak bercanda dan sangat apresiatif, dengan hiburan sederhana saja adiknya akan tertawa, dengan begitu toddler anda bukan saja senang mendapat perhatian tapi jiga bangga bisa membuat adiknya tertawa. Jika toddler belum mau dilibatkan dalam mengurusi adiknya, jangan dipaksa, dia akan peduli sendiri pada saatnya.
 4.1.5 Berilah waktu “Ibu†yang banyak Adalah wajar jika toddler anda cemburu, karena tiba-tibaada anggota keluarga lain yang menyita lebih banyak waktu dan perhatian anda. Berikan waktu khusus untuknya walaupun cuma sebentar, misalnya menggambar, menyusun balok, membaca cerita, main game atau melihat album photo, dsb. Lakukan hal tersebut terutama pada saat bayi anda tidur. Tunjukkan photonya waktu bayi dan ceritakan bahwa dia dulu sama seperti adiknya, maka dia bisa lebih toleran pada adiknya.
4.1.6 Bersiaplah untuk keagresifan si “Toddler†Anak yang cemburu biasanya mengekspresikan perasaannya dengan memukul atau melempar sesuatu pada saudaranya. Cegahlah tapi jangan memperolok atau menghukum secara fisik. Kalau anda memukulnya maka ia akan balas dendam dengan adiknya suatu saat. Cukup katakan:â€Memukul itu tidak bagus, adek kan tidak menyakiti kakak, dan kakak lebih kuat dari pada adekâ€. Beri ia “time out†supaya ia berfikir bahwa ia salah. Jika anak anda agresif jangan biarkan mereka berdua saja. Jauhkan benda-benda tajam.
4.1.7 Bantulah mereka bekerja sama Carilah kesempatan /permainan yang dapat membuat mereka bekerja sama, misalnya: membuat benteng dari tumpukan bantal, membereskan mainan mereka bersama, main sandiwara, dan lain-lain.
4.1.8 Jangan Menanggapi pengaduan Jika anak anda datang pada anda dan mengadukan sesuatu tentang saudaranya, katakan padanya bahwa anda tidak senang mendengar pengaduan. Jelaskan bahwa anda tidak mau memihak pada anak yang ingin membuat masalah pada yang lain. Jika mengadukan saudara yang dalam bahaya atau terluka barulah anda mau mendengarkannya.
Yulia – Babycenter.com