»
S
I
D
E
B
A
R
«
Penurunan Trombosit
January 8th, 2006 by asti

Tuesday, 29 Nov 2005-
Poppy — palembang

Dear bu wati,
Bu, saya ibu dari seorang bayi perempuan saat ini berusia 2 bulan 7 hari. Saat lahir Nisa memang kurang bulan dan berat badan hanya 2300 gr saja. Waktu nisa berusia 1 bulan dia terkena diare dan oleh dokter harus dirawat selama 3 hari. 3 hari setelah itu Nisa kembali diare dan kali ini disertai darah warna merah seperti kalau kita menstruasi.

Kembali nisa dirawat 12 hari. Pada waktu perawatan Nisa diberi infus, transfusi darah 25 cc dan suntikan antibiotik, transamin dan saya lupa apa lagi. Diagnosa terakhir dengan melihat pada jumlah trombosit Nisa yang menurun dari hari pertama masuk 29.000 kemudian terakahir 23.000 Nisa dirujuk ke RSCM bagian hematologi karena terkena hematospenimegali.

akan tetapi saya masih belum mau ke RSCM dan mencoba alih dokter anak lain yang juga bagian hematologi/kanker. Setelah dicek ulang beliau beranggapan tidak sama dengan dokter pertama. dan mengatakan kalau Nisa hanya mengalami luka di bagian perut bagian bawah saja dan diberi obat questron serta pregnison. 2 minggu berobat memang tidak terdapat pendarahan dan feces Nisa menjadi bagus serta trombosit meningkat menjadi 34.000. Sekarang Nisa masih dalam terapi neonatus trombosis 2 minggu sekali.

Yang ingin saya tanyakan bu :

Apa sebenarnya sakit yang menimpa anak saya itu? apakah akan selamanya diterapi atau sesaat.

Cukupkah 2 obat itu saja dan terapi yang bagaimana yang seharusnya diberikan.

Apakah penolakan saya utk rujukan benar atau malah salah?

Jawaban:
Dear Poppy di Palembang,

Terimakasih atas email dan pertanyaanmu

Turut prihatin atas semua yang menimpa anakmu Nisa …

Terus terang sulit bagi saya untuk memberikan tanggapan .. pertama .. kondisi yang dialami Nisa tidak biasa …

Kedua … datanya sangat terbatas (bagaimana keadaan anakmu, demam kah?, bagaimana menyusunya, terganggukah? Bagaimana hasil lab lainnya, Hb, leukosit, waktu perdarahan dan pembekuan, waktu protrombin dst dst)

Ketiga … pada bayi kecil seyogyanya memang dilihat dengan mata kepala sendiri … saya takut salah. Saya coba ya Poppy

Saya berasumsi .. anakmu menderita infeksi sehingga mengalami diare (diare yang disertai darah segar yang terjadi pada anak ibu itu istilahnya hematokezia, suatu keadaan yang tidak normal baik pada waktu bayi maupun dewasa).

Adanya darah pada keadaan ini disebabkan adanya suatu luka pada saluran cerna bagian bawahnya tetapi bisa juga karena kadar trombositnya yang sangat rendah.

Di lain pihak … apabila darahnya akibat luka di dinding usus dan luka ini bisa disebabkan oleh radang bisa juga disebabkan oleh infeksi. Luka pada perut pada bayi yang baru lahir biasanya penyebabnya infeksi, infeksi yang berat yang menyebabkan kerusakan sel dinding usus. Pada keadaan ini kondisi anakmu buruk sekali, perutnya kembung, Hbnya rendah dan leukositnya biasanya sangat tinggi.

Darah pada tinjanya juga bisa akibat gangguan pembekuan darah yang disebut sebagai APCD … karena beberapa bayi baru lahir kadar vitamin Knya masih rendah akibat belum matangnya kerja hati (vitamin K dibuat di hati). Nah itu bisa dilihat dari pemeriksaan waktu pembekuan, waktu protrombin dan obatnya vitamin K dengan atau tanpa transfusi trombosit (tergantung beratnya perdarahan)

Darah pada tinja bisa juga akibat kadar trombosit yang rendah dan penyebabnya macam-macam. Bisa karena infeksinya tetapi bisa juga akibat yang tidak diketahui (idiopatik dan diagnosisnya ITP).

Pada kondisi seperti ini … menurut sepengetahuan saya …. harus dilakukan pemeriksaan sumsum tulang (BMP alias bone marrow puncture) dan dilihat kondisi serta fungsi sumsum tulangnya dalam memproduksi sel-sel darah termasuk trombosit. Ini merupakan prsedur yang harus dilalui itulah sebabnya DSAmu meminta kamu untuk membawa anakmu ke bagian hematologi anak. Coba Poppy mencari tahu apakah di UnSri ada yang bisa membantumu? Saya rasa ada sub bagian Hematologi di Bag Ilmu Kesehatan Anak Unsri

Dear Poppy … terapi yang diberikan harus berdasarkan temuan diagnosisnya (penyebabnya bukan sekedar statement trombositopenia melainkan penyebab trombositopenia nya yang terlebih dahulu harus dicari … baru tatalaksananya ditetapkan). Jika penyebab semua gangguan pada anakmu adalah infeksi bakteri yang berat … maka seharusnya diberikan antibiotik saja (setelah infeksi nya teratasi kadar trombosit akan perkahan meningkat normal kembali).

Akan tetapi kalau karena virus cukup diobservasi sambil diberikan cairan dan nutrisi yang adekuat.

Kalau penyebabnya ITP … maka steroid umumnya diberikan (salah satu jenis steroid ya Prednison meskipun sebenarnya ada steroid yang lebih “ringan”) … di lain pihak, prednison tidak boleh diberikan dalam waktu lama karena efek samping yang berbahaya (hipertensi, gangguan metabolisme glukosa/diabetes, osteoporosis, dan iritasi lambung).

Apapun penyebabnya, menurut saya pemberian questran tidak perlu… karena kalau kita cermati mekanisme kerjanya .. kolestiramin di dalam obat ini adalah untuk menurunkan kadar kolestrol pada orang dewasa (meski di Indonesia … obat ini sering diberikan untuk bayi baru lahir yang kuning neski tak jelas maknanya).

Dear Poppy … maaf kalau jawaban saya malah membingungkanmu … kalau saya boleh usul .. sesegera mungkin bawa bayimu ke ahli hematologi anak ya … Doa saya buat kalian.

wati


Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

»  Income freely from: Thabit Fattah Hakmani Inc.   »  Download MP3 and Video: Best Indonesia