»
S
I
D
E
B
A
R
«
Garam dan Gula
January 8th, 2006 by asti

Friday, 16 Dec 2005-
Wandewi — bogor

Assalamu’alaikum dokter,
Terima kasih dok, semua pertanyaan saya ( mama baskoro ) selalu dijawab dokter dgn memuaskan. Tanggal 11/09/05 nanti usia asko sudah 9 bulan. Saat ini beratnya 8.8 kg dan tinggi 71 cm. Sudah bisa duduk sendiri, merangkak, berusaha berdiri dengan sandaran, giginya suda 3 dan pinter teriak dan ngoceh ndak karuan.

Begini dok, saya pernah membaca jawaban dokter disini supaya bayi tidak diperkenalkan dahulu dengan garam dan gula. Tetapi dokter belum menjelaskan secara terperinci masalah tersebut. Karena saat saya discuss dengan teman saya ( ibu2 berusia 54 th ) dia menyangkal karena katanya garam itu mengandung mineral yang diperlukan tubuh. Apakah betul demikian bu….??????????? Soalnya kayaknya seangkatan mami saya kalau bikin bubur selalu dicolok garam dikit dan biskuitnya kadang regal dicairkan dengan air teh manis atau susu.

Kira kira sebatas mana diperbolehkan penggunaan garam dan gula untuk batita dibawah 1 th. Mulai berapa tahun bisa dikenalkan dengan garam dan gula serta bumbu rempah merica, pala, ketumbar dll. Sampai saat ini sih saya belum kenalkan garam pada asko.

Untuk bubur saya kasih keju aja dan gula baru saya kasih kemarin waktu dia diare untuk minum puyer saya kasih air putih dengan sedikit gula. Oh iya dok untuk larutan gula garam untuk anak diare perbandingannya berapa ya dok?

Yang terakhir dokte jangan marah kalau pertanyaannya puanjang……jangan bosen ya dok……. eh nambah lagi dok. Bulan depan asko sudah bisa dikasih bubur tim kan ya dok?????
Terima kasih atas jawaban dokter yg selalu menenangkan hati.

Wassalam
Mama Asko
Wandewi

Jawaban:
Dear Dewi..

Terimakasih atas email dan pertanyaanmu … hehehe senang kok saya … berarti jawaban saya di forum ini kamu simak dan saya berharap bermanfaat.

Aduh lucunya Asko. Sangat sehat dan aktif, happy and smart ya. Kasih sayang ibu bapaknya, stimulasi dini, serta pola makan sehat seimbang (sudah coba mempelajari piramida makanan?) … ketiganya itu merupakan kunci keberhasilanmu membesarkan Asko sampai saat ini. Nah, pemberian makan pada anak merupakan salah satu aspek pola asuh.

Dewi, bayi berusia kurang dari satu tahun, tidak perlu dan tidak boleh diberi perasa tambahan, yaitu gula atau garam tambahan. Mengapa tidak boleh diberi tambahan garam? Karena ginjal bayi belum cukup kuat, belum cukup matur. Kita tahu bahwa salah satu tugas utama ginjal adalah membuang sisa-makanan minuman, obat, racun. Nah kalau ginjal belum mampu berfungsi dengan full capacity maka proses pembuangan zat-zat tadi juga tidak lancar, salah satunya ya Natrium di garam sehingga Natrium yang menumpuk itu bisa membuat edema alias bengkak air karena air nya tertahan di tubuh bayi.

Garam adalah NaCL ; Na alias Natrium memang mineral yang dibutuhkan oleh tubuh, akan tetapi kebutuhannya sudah tercukupi dari ASI, susu formula (kalau anakmu tidak ASI) dan dari makanan yang dia makan.

Mengapa tidak boleh gula? Pernah lihat piramida makanan? Gula terletak di puncak piramida dan senantiasa disertai statemen bahwasanya kebutuhan akan gula amat sangat sedikit dan sudah terpenuhi dari makanan yang dikonsumsi anakmu. Kelebihan gula akan disimpan dan ubah menjadi lemak, artinya, kelebihan gula akan membuat anakmu mengalami obesitas. Konsumsi gula di usia dini juga meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2.

Di lain sisi, dengan tidak memberikan garam atau gula tambahan, anakmu belajar mengenal rasa asli dari makanan yang diberikan. Lagi pula bayi usia tersebut, belum membutuhkan rasa manis dan asin seperti layaknya orang dewasa. Oleh karena itu jika kita membuat jus untuk bayi kita, jangan tambahkan gula lagi. Biarkan bayi mengenal rasa buah misalnya jeruk, sebagai rasa jeruk itu sendiri bukan rasa jeruk ditambah gula.

Begitu pula dengan biskuit tidak perlu ditambahkan teh manis, nanti dia tidak bisa mengenali rasa biscuit aslinya tanpa teh manis. Sedangkan bila sudah berusia di atas 1 tahun, bayi sudah boleh diperkenalkan dengan makanan rumah (makannya sama dengan makanan yang kita makan) dengan catatan tetap rendah garam dan sesedikit mungkin gula. Kaidah ini berlaku untuk semua orang lho Dewi. Coba deh baca panduan dietetik. Selalu ada klausul seperti ini … dengan pola makan sehat ini kita mencegah berbagai kemungkinan penyakit.

Soal makanan, coba deh kamu baca-baca jawaban saya terdahulu. Nasi tim sih boleh saja tetapi jangan dibalik, jangan sampai anakmu setiap hari makannya hanya nasi tim …kan salah satu panduan pemberian MPASI adalah berikan makanan yang bervariasi. Buat menu seminggu yang bervariasi, kalau memang jatahnya nasi tim hehehe jangan campur aduk semua menjadi satu., gak enak dipandang mata, gak enak di lidah, anak jadi tak mengenal rasa sayur.

usia 9 bulan juga harus mulai kasar lho Wi. maksudnya, sebenarnya saat ini kamu sudah boleh memberikan nasi lembek (tidak keras tapi bukan selembut nasi tim). Anak harus belajar mengunyah dan diperkenalkan bentuk makanan semakin mirip dengan yang akan dia nikmati nantinya.

Oh ya dear. puyer apa yang kamu berikan untuk anakmu saat anakmu diare. Kalau anakmu diare tidak ada obat yang boleh diberikan. Kamu harus berikan oralit. atau larutan gula garam untuk mengganti cairan tubuh yang kurang. Pemeberian oralit juga akan memperbaiki fungsi usus jadi diare pun akan segera berkurang. Bila anakmu diare kamu bisa membuat oralit sendiri dengan perbandingan 1 sendok teh garam : 8 sendok teh gula: dan 5 gelas (1liter) air putih. Setelah larutan jadi anakmu dapat diberi antara seperempat sampai setengah gelas setiap habis diare, gunakan sendok sedikt demi sedikt. Untuk lebih jelasnya kamu bisa melihat di http://rehydrate.org/solutions/homemade.htm

Ok Dewi. aku gak pernah marah kok kalo kamu nanya macam-macam dan banyak. Aku malah seneng berarti masih ada orang tua yang peduli sama anaknhya dan masih mau belajar banyak. Seneng deh bacanya. Ngomong-ngomong imunisasinya juga pasti sudah lengkap kan?

Semoga si kecil sehat selalu ya. cium mesra buat sikecil.

wati


Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

»  Income freely from: Thabit Fattah Hakmani Inc.   »  Download MP3 and Video: Best Indonesia