»
S
I
D
E
B
A
R
«
Belajar Pun Ada Gayanya
January 8th, 2006 by asti

Coba Anda sedikit kembali ke masa lalu. Flashback ke masa kecil saat baru masuk sekolah atau awal sekolah dasar. Bila berada di kelas, manakah yang lebih Anda sukai, membaca tulisan guru di papan tulis atau mendengarkan guru menjelaskan materi?

Bisa saja Anda lebih suka mendengar guru karena mencatat adalah hal yang sangat menjemukan dan membuang-buang waktu bagi Anda. Tapi mungkin teman sebangku Anda beda lagi, catatannya super lengkap dan rapi jali melebihi buku pintar.

Tiap orang memang punya gaya belajar masing-masing. Begitu pula dengan buah hati Anda. Kemampuan setiap anak dalam memahami dan menyerap pelajaran sudah pasti berbeda tingkatnya. Karenanya, mereka seringkali harus menempuh cara berbeda untuk bisa memahami sebuah informasi atau pelajaran yang sama.

Dalam buku Quantum Teaching memang dikatakan ada beberapa tipe gaya belajar. Tidak ada salahnya ini Anda terapkan dalam membantu si kecil belajar agar lebih optimal kan?

Gaya Belajar Visual

Seperti namanya, visual, gaya belajar ini memang ditumpukan pada penglihatan. Anak merasa harus melihat dulu buktinya baru bisa mempercayainya.

Karakteristik khasnya pun sudah tentu berhubungan dengan visualitas. Pertama adalah kebutuhan melihat sesuatu (informasi/pelajaran) secara visual, lalu juga memperhatikan segala sesuatu dan menjaga penampilan, dan yang terakhir adalah ia akan lebih mudah mengingat jika dibantu gambar serta lebih suka membaca daripada dibacakan.

Pendekatan pada anak agar optimal adalah menggunakan beragam bentuk grafis untuk menyampaikan informasi atau materi pelajaran. Perangkat grafis itu bisa berupa film, slide, gambar ilustrasi, coretan-coretan, kartu bergambar, catatan dan kartu-kartu gambar berseri yang bisa digunakan untuk menjelaskan suatu informasi secara berurutan.

Gaya Belajar Auditorial

Karakteristik model belajar seperti ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama menyerap informasi atau pengetahuan. Artinya, anak harus mendengar, baru kemudian bisa mengingat dan memahami informasi yang diterimanya. Bila buah hati Anda bertipe ini, biasanya perhatiannya mudah terpecah dan ia mengeluarkan suara/komat-kamit saat membaca.

Pendekatan agar optimal adalah dengan menggunakan tape perekam sebagai alat bantu. Alat ini digunakan merekam bacaan atau catatan yang dibacakan atau ceramah pengajar di depan kelas untuk kemudian didengarkan kembali. Dan yang kedua adalah dengan wawancara atau terlibat dalam kelompok diskusi. Yang ketiga adalah dengan mencoba membaca informasi, kemudian diringkas dalam bentuk lisan dan direkam untuk kemudian didengarkan dan dipahami. Langkah terakhir adalah dengan melakukan review secara verbal dengan teman atau pengajar.

Gaya Belajar Kinestetik

Untuk gaya terakhir ini biasanya ia harus menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar bisa mengingatnya. Beberapa hal mungkin tidak dilakukan anak Anda, tapi mungkin satu dua hal iya. Pertama adalah menerima informasi/pelajaran dengan cara menyentuh, berdiri berdekatan dan banyak bergerak. Sedang kedua, saat membaca sambil menunjuk tulisan. Karakter ketiga adalah anak tidak bisa/tahan duduk terlalu lama untuk mendengarkan pelajaran. Keempat, anak merasa bisa belajar lebih baik bila berjalan.

Untuk anak yang memiliki karakteristik tersebut, pendekatan belajar yang efektif adalah melalui pengalaman atau dengan menggunakan. Cara lain yang juga bisa digunakan adalah secara tetap membuat jeda di tengah waktu belajar. Tak jarang, orang yang cenderung memiliki karakter Kinestetik juga akan lebih mudah menyerap dan memahami informasi dengan cara menjiplak gambar atau kata untuk belajar mengucapkannya atau memahami fakta. Coba libatkan si kecil untuk mengenal komputer sebagai sarana belajar. Dengan ikut aktif memencet keyboard (menyentuh) ia akan lebih semangat menyerap informasi, apalagi bila interaktif. Bermain sambil belajar adalah cara efektif untuk si kinestetik.

Jadi coba perhatikan buah hati Anda, masuk yang manakah ia? Semoga Anda bisa mendukung agar kemampuannya menyerap pelajaran jadi lebih optimal.

Sumber: hanyawanita.com


Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

»  Income freely from: Thabit Fattah Hakmani Inc.   »  Download MP3 and Video: Best Indonesia