»
S
I
D
E
B
A
R
«
BB & Gigi pada Bayi
January 8th, 2006 by asti

Friday, 25 Nov 2005-
Dewi — Pekan baru

Siang Ibu Dokter yang saya hormati,

Anak saya, cowok, 9 bln, BB 8.2kg. BB lahir 3,1 kg.
Dari grafik pertumbuhannya masih di dalam areal grafik tersebut, yang mau saya tanyakan pertumbuhan BB yang bagus harus di atas batas kurva atau cukup di dalam areal normal itu saja ?

Anak saya sampai skrg belum tumbuh gigi, sedangkan dari forum ini yang saya perhatikan Ibu Dokter menyarankan agar memberikan variasi makanan & tidak dicampur semua, seperti brokoli, kentang, dan lainnya.

Yang mau saya tanyakan apa bayi yang belum tumbuh gigi bisa diberikan makanan tersebut ? apa nanti bisa di cerna oleh si kecil ? saat ini makanan yang saya berikan adalah bubur tim yang saya masak sendiri dicampur kentang, wortel ( diparut ) dan kadang2 saya berikan ikan yang tidak saya campur di bubur, karena daging ikan tidak perlu dikunyah pake gigi. Normalkan bayi saya kalau sampai sekarang giginya belum tumbuh ?

Mohon Ibu dokter berkenan menjawab email saya. Terimakasih.

Hormat saya
Dewi

Jawaban:
Dear Dewi,
Terimakasih atas email dan pertanyaanmu.
It’s so lovely to have your email terutama ketika membaca betapa kamu sudah berusaha memplot BB anakmu di kurva pertumbuhannya. Sudah belajar dan mempraktekkan cara memantau pertumbuhan anak.

Dear. Dewi … kamu benar … there’s nothing wrong with your child’s weight. Baik-baik aja kok. Berat badan anakmu masih berada di dalam
kurva berat badan normal untuk anak laki-laki seusianya.

Berat badan anakmu dimasukan kategori berlebih bila berada di atas garis teratas yang terletak pada kurva. Sedangkan berat badan dianggap kurang bila berada dibawah garis teratas dari garis-garis terbawah yang terletak pada kurva.

Berat badan anakmu saat ini termasuk kedalam 50% dari 100 anak yang
memiliki berat yang sama dengan anakmu alias berat badan anakmu sama dengan rata-rata anak seusianya. No problemo selama anakmu beratnya masih dijaga untuk tetap berada dalam garis-garis kurva tersebut.

Namun demikian, kalau boleh saya usul, biasakan untuk tidak menilaia pertumbuhan anak hanya dari satu kali pengukuran … pertumbuhan harus dinilai secaras periodik .. Caranya? Buat plot sejak dari lahir dan setiap kali kamu bawa anakmu ke dokter dplot BB dan TB nya lalu tarik garis antara titik-titik tersebut dan amati kecenderungannya … apakah garisnya mengikuti arah kurva atau garisnya mendatar atau justru menuru? Yang ideal ya yang mengikuti arah kurvanya.

Nah sekarang soal gigi ya Dewi. Pertama .. setiap anak merupakan individu yang unik dan saat mulai tumbuhnya gigi juga bervariasi ada yang usia 6 bulan ada yang usia 1 tahun belum muncul giginya. Namun demikian, saya yakin, bila diperhatikan … pasti gusinya sudah membengkak pertanda calon gigi tinggal tunggu waktu saja sebelum muncul ke permukaan.

Saya juga yakin,,, ketika anakmu menggigit jarimu sudah kuat dan terasa sakit kan ya? Bayi mulai tumbuh gigi pertamanya usia 6-10 bulan. Gigi tumbuh lengkap mulai usia 23-33 bulan. Jadi kalau saat ini tidak muncul juga giginya tidak masalah. Munculnya gigi ini juga dikarenakan kebutuhan bayi akan asupan nutrisinya. Bayi usia 6 – 10 bulan kan sudah waktunya belajar mengunyah.

Mengunyah ini penting untuk proses pencernaan serta untuk pertumbuhan gigi geligi dan pertumbuhan rahang yang baik. Selain itu, semakin dia besar kebutuhan akan nutrisinya juga semakin tinggi oleh karena itu tidak bisa mengandalkan makan yang dihaluskan saja tapi juga makanan yang bisa dihaluskan secara alami oleh gigi. Selain itu anak juga mulai mengenali rasa (kalau diberi yang halus terus kan gak enak rasanya).

Kedua … meski gigi nya belum muncul … bukan berarti makanannya halus lembut seperti ketika usia 6-8 bulan. Caranya? Rajang halus sayurannya (misalnya brokoli dikukus sampa lembut, bila kurang lembut boleh dihancurkan), cincang halus daging atau ayamnya. Suwir2 ikannya. Nasi nya? haluskan (kalau orang jawa bilang di penyet-penyet) atau saring separuh sisanya hanya dipenyet. Kentang dibuat pure (dikuskus dihancurkan dan ditambahkan susu), begitu juga yang lainnya. So gak masalah kan.?

Dengan catatan …kita bisa tetap memberikan makanan dengan menghaluskannya tanpa harus dicampur aduk semua lauk pauk makanannya. Kan si kecil harus belajar mengulum juga. Nanti kalau sudah tumbuh gigi, makanannya semakin kasar.

Untuk makanannya sudah baik untuk saat ini akan tetapi tak perlu harus nasi tim. Coba selama tiga-lima hari diperkenalkan dengan makroni. Lalu selama tiga hari berikutnya sereal (bubur dari: beras merah, havermouth, kacang hijau). Nah setelah itu bisa kita variasikan menu makannya sehari-hari supaya si dedek lebih mengenal banyak rasa,

Semoga penjelasan saya menjawab pertanyaanmu ya Wi. Kiss and hug for your handsome baby.
wati


Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

»  Income freely from: Thabit Fattah Hakmani Inc.   »  Download MP3 and Video: Best Indonesia