Wednesday, July 29, 2015

Benarkah Anak yang Pintar Matematika, Fisika dan Kimia Pasti Sukses di Masa Depan?



Masyarakat dewasa ini cenderung memandang anak yang pandai berhitung dan jago fisika atau kimia, 
sebagai anak cerdas yang berpotensi sukses di masa depan.

Benarkah Demikian?

Bukankah nyatanya, ada pekerjaan seperti: 
desainer, pemain peran, penulis, enterpreneur, dsb, yang juga dibutuhkan dunia ini,
yang juga berpotensi memberikan kesuksesan, tanpa harus punya kecerdasan matematika atau science.

Karena itulah, Howard Gardner, profesor pendidikan di Harvard University, menekankan perlunya perhatian yang sama pada berbagai macam kecerdasan, yang ada dalam diri manusia. Gardner menyebutnya sebagai MULTIPLE INTELLIGENCE, yang terdiri atas:

- linguistic intelligence (berbahasa)
- logical-mathematical intelligence (logika matematika)
- spatial intelligence (bentuk dan ruang)
- bodily-kinesthetic intelligence (gerak tubuh)
- musical intelligence (musik)
- interpersonal intelligence (hubungan dengan orang lain)
- intrapersonal intelligence (pemahaman atas diri sendiri)
- naturalist intelligence (berhubungan dengan alam)

8 Jenis MULTIPLE INTELLIGENCE menurut Howard Hardner



MULTIPLE INTELLIGENCE menurut Howard Gardner:
- linguistic intelligence (berbahasa)
- logical-mathematical intelligence (logika matematika)
- spatial intelligence (bentuk dan ruang)
- bodily-kinesthetic intelligence (gerak tubuh)
- musical intelligence (musik)
- interpersonal intelligence (hubungan dengan orang lain)
- intrapersonal intelligence (pemahaman atas diri sendiri)
- naturalist intelligence (berhubungan dengan alam)